Laporan bacaan part 2 " Karakteristik peserta didik "
Karakteristik peserta didik
Karakteristik peserta didik secara keseluruhan, dapat bisa kita simpulkan bahwa karakter seorang anak dipengaruhi oleh faktor lingkungan sekitar dan paling utama yaitu orang-orang terdekat dengannya. Nah sering kali kita melihat anak kecil yang menirukan tingkah laku kita, Bagi kita sebagai guru harus memahami karakter anak didik, karena dengan memahami karakter anak didik, kita sebagai guru dan anak didik akan banyak memperoleh manfaat jika saling mengenal karakteristik masing masing. Bagi anak didik ia akan merasakan perlakuan yang adil, tidak ada diskriminasi, merasakan bimbingan yang maksimal dan menyelesaikan masalah anak didik dengan memperhatikan karakternya. Dan terutama bagi guru, guru akan dapat memetakan kondisi peserta didik sesuai dengan karakternya masing-masing.
Tapi setiap peserta didik memiliki karakter dan gaya belajar yang berbeda-beda. Seperti sebagian dari anak didik memiliki otak yang mampu menyerap banyak informasi, namun ada juga yang sebaliknya, yang hanya mampu menyerap dan memproses info sedikit demi sedikit. Dan ada yang mampu menyimpan dan mengeluarkan kembali informasi dalam otak dengan cepat sementara ada yang melakukan hal tersebut dengan lambat.
Nah, Begitu pentingnya mengenal dan memahami karakter anak didik, maka seorang guru harus meluangkan waktunya bersama peserta didik dan memberikan perhatian yang maksimal pada peserta didik dalam membimbing mereka pada tercapainya tujuan pendidikan.
Sebagai guru akan mendapatkan banyak manfaat yang dipelajari bila seorang guru mampu mengenal kepribadian dan karakter anak didiknya dengan baik.
~ Kita jadi lebih mengetahui kelebihan yang mereka miliki
~ Dapat mengetahui kelemahan yang mereka miliki dan memperbaikinya
~ Dapat mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri mereka dan mengoptimalkannya untuk kesuksesan kedepannya
~ Dan Menyadarkan mereka bahwa mereka masih memiliki banyak kekurangan sehingga pantang untuk bersikap sombong dan merendahkan orang lain.
Dan Untuk mengenal dan memahami lebih jauh peserta didik, guru hendaknya dibekali dengan Ilmu Psikologi Pendidikan, maksudnya adalah seorang guru dapat berperan sebagai Psikolog, yang dapat mendidik dan membimbing peserta didiknya dengan benar, memotivasi dan memberi sugesti yang tepat, serta memberikan solusi yang tuntas dalam menyelesaikan masalah anak didik dengan memperhatikan karakter dan kejiwaan peserta didiknya, dan memberikan arahan bagi anak didiknya dan mendorong mereka untuk lebih maju kedepan. Mengenal dan memahami peserta didik dapat dilakukan dengan cara memperhatikan dan menganalisa cara bicaranya atau ucapannya, sikap dan prilaku atau perbuatan anak didik, karena dari tiga aspek diatas setiap anak didik mengekspresikan apa yang ada dalam dirinya.
Kita membahas terlebih dahulu karakteristik anak usia sekolah dasar (SD)Kalau mengacu pada pembagian tahapan perkembangan anak, anak usia sekolah dasar berada dalam dua masa perkembangan, yaitu masa kanak-kanak tengah (6-9 tahun) dan masa kanak-kanak akhir (10-12 tahun).
Nah anak-anak usia sekolah dasar ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda. seperti anak yang senang bermain, Guru sebaiknya mengembangkan model pengajaran yang serius tapi santai. Anak yang senang melakukan aktivitas Oleh karena itu, guru hendaknya merancang model pembelajaran yang memungkinkan anak berpindah atau bergerak seperti belajar diluar ruangan dengan bermain agar anak didik bisa lebih merasakan pembelajaran yang merasa mereka tidak bosan.
Ada beberapa karakteristik anak di usia Sekolah Dasar yang perlu diketahui para guru, agar lebih mudah mengetahui keadaan peserta didik ditingkat Sekolah Dasar. Sebagai seorang guru harus dapat menerapkan metode pengajaran yang sesuai dengan keadaan siswanya, maka sangatlah penting bagi seorang pendidik mengetahui karakteristik peserta didiknya.
Perkembangan intelektual merupakan proses atau tahapan pertumbuhan yang dimiliki oleh seseorang kearah lebih maju untuk memiliki ilmu pengetahuan, kecerdasan dan kemampuan dalam berfikir. Disini berarti didalamnya melibatkan proses memperoleh, menyusun, dan menggunakan pengetahuan serta kegiatan mental serta berfikir, menimbang, mengamati, mengingat, menganalisis, mensintesis, mengevaluasi dan memecahkan permasalahan yang berlangsung melalui interaksi dengan lingkungan.
Nah Perkembangan intelektual ini anak sangat tergantung pada berbagai faktor utama, antara lain kesehatan gizi, kebugaran jasmani, pergaulan dan pembinaan orang tua.
faktor yang mempengaruhi perkembangan intelek peserta didik usia SD, yaitu :
~ Kondisi organ Penginderaan sebagai saluran yang dilalui pesan indera dalam perjalanannya ke otak (kesadaran).
~ Intelegensi mempengaruhi kemampuan anak untuk mengerti dan memahami sesuatu.
~ Kesempatan belajar yang diperoleh anak.
~ Tipe pengalaman yang didapat anak secara langsung akan berbeda jika anak mendapat pengalaman secara tidak langsung dari orang lain atau informasi dari buku. perkembangan emosi merupakan suatu perubahan kualitas pada perasaan hati seorang dan dominan yang mempengaruhi tingkah laku individu, dalam hal ini termasuk pula perilaku belajar.Perkembangan emosional ini juga dapat dipengaruhi oleh adanya kecemasan, rasa takut dan faktor-faktor eksternal yang sering kali tidak dikenal sebelumnya oleh anak yang sedang tumbuh.
Perkembangan bahasa merupakan media berkomunikasi, dimana pikiran dan perasaan dinyatakan dalam bentuk tulisan, lisan, isyarat, atau gerak. Anak kelas satu SD umumnya sudah mulai terbiasa menggunakan kalimat panjang, baik secara lisan maupun tulisan. Si Kecil juga sudah mengenal, menggunakan, dan memahami lebih dari ribuan kata saat berkomunikasi. Oleh karena itu berkembangnya bahasa anak setahap demi setahap sesuai dengan pertumbuhan organ pada anak dan kesediaan orang tua membimbing anaknya. Jadi sangat penting membimbing dan mengajarkan anak dengan menggunakan bahasa yang baik. Karena apa yang dia dengar akan ditiru mereka.
Faktor utama penting yang mempengaruhi perkembangan bahasa yaitu :
~ Proses jadi matang dengan perkataan lain anak itu menjadi matang (organ-organ suara/bicara sudah berfungsi) untuk berkata-kata.
~ Proses belajar, yang berarti bahwa anak yang telah matang untuk berbicara lalu mempelajari bahasa orang lain dengan jalan mengimitasi atau meniru ucapan/kata-kata yang didengarnya.
Sumber : https://bertema.com/jenis-karakteristik-peserta-didik-wajib-dipahami-guru
Komentar
Posting Komentar